WELCOME

ASSALAMU'ALAIKUM WAROHMATULLAHI WABARUKATUH

Friday, April 5, 2013


Trik Mengcapture Game Menjadi Video




Trik ini tidak sengaja saya temukan ketika iseng-iseng download program benchmark untuk mengukur FPS game.

Namanya FRAPS, software ini untuk mengukur berapa framerate game yang sedang anda jalankan. Makin tinggi frameratenya, maka makin halus tampilan game tersebut.

Selain menyajikan informasi seputar framerate game, ternyata fraps juga dilengkapi dengan fitur screenshot dan video capture.
Nah, fitur video capturenya paling unik. Dengan fitur ini anda bisa mentransfer game yang sedang anda mainkan menjadi sebuah file video. Menarik bukan?

Untuk mensetting ukuran video anda bisa masuk ke tab movie di fraps. Disana anda akan disodori settingan basic seputar video. Full size untuk ukuran video maksimum (resolusi video sesuai dengan resolusi game) atau half size (resolusi lebih kecil) Lalu untuk settingan framerate bisa anda pilih, intinya makin kecil framerate, kualitas gambar makin patah (lag) begitu sebaliknya.

Disarankan set ke 60 fps soalnya kalo di set ke 30 fps misalnya maka game anda juga akan menjadi 30 fps, akibatnya game terkesan nge-lag. Jangan lupa juga set hotkey recording (F9 default), tekan tombol ini untuk memulai dan mengakhiri proses capture. Buka fraps di tray, kemudian jalankan game anda seperti biasa... :D

OK, anda siap mengcapture gamenya sekarang namun perlu anda perhatikan bahwa output video merupakan AVI uncompressed sehingga file capture bisa sangat BUESAR... :D

Sebagai perbandingan, 4 menit game ayodance yang saya capture pada resolusi full (1024x768) di 60 fps menghasilkan file 8 GB AVI uncompressed, di split jadi 2 file terpisah. Jadi jangan coba-coba capture kalo ruang kosong harddisk tidak cukup.. :D

Jangan heran juga kalo game jalannya jadi agak tersendat-sendat, karena performance game terbagi ke harddisk untuk menyimpan file hasil capture, kalo di PC saya kira gak masalah soalnya harddisknya udah lebih cepat. Biar game gak nge-lag, disarankan pake settingan half-size.

Oh ya, saat recording dimulai maka tulisan FPS yang tadinya kuning akan berubah menjadi merah menandakan proses capture sedang berlangsung.
Karena file capture sangat besar, wajar kalo media player anda ngos-ngosan playback videonya.... :D

Soal kejernihan video gak usah ditanya lagi, sama PERSIS dengan saat anda main game.Nah, untuk mengconvert file capture tinggal pake video converter sekelas xilisoft. saya rekomen bagusan pakai virtual dub soalnya program ini udah familiar menangani file video yang berGIGA-GIGA ukurannya...monggo monggo...dicoba...

Download fraps full version dulu, kemudian
Download freeware virtualdub disini, lalu baca tutorialnya di postingan cara menggunakan virtualdub.

Mengenal EDIUS, Software Video Editing Alternatif




EDIUS, mungkin nama ini masih asing di telinga anda. Yang pasti bukanlah nama orang melainkan nama sebuah software edit video yang bisa dibilang alternatif adobe premiere. Saya baru mempelajari software ini beberapa hari yang lalu dan performanya bisa dibilang memuaskan.
Edius merupakan software dari grassvalley yang digunakan untuk mengedit video layaknya adobe premiere dan kawan-kawan. Edius terbaru kini versi 6 dan dapat anda download trialnya di website resmi edius.

Berikut tampilan workspace edius 6.

Workspace dibagi menjadi 4 bagian besar yaitu:
- Preview panel di kiri atas
- Effect panel di kanan atas
- Timeline panel di kiri bawah dan
- Information panel di kanan bawah

Tiap-tiap workspace berdiri sendiri dan anda bisa mengaturnya dengan leluasa.
Lebih sederhana ketimbang workspace pada adobe premiere.. :D

Berikut saya bahas tentang cara menggunakan edius 6 untuk mengedit video. Yang basic-basic dulu ya.. :D
- Jalankan programnya, anda akan diminta untuk membuat project baru.

- Tetapkan folder project lalu namai project anda.

Jika PC anda memiliki 2 harddisk fisik, disarankan untuk jangan menaruh project anda di harddisk sistem. Dengan beda harddisk, maka program akan berjalan lebih responsif, terutama saat proses rendering.

- Setelah itu tetapkan preset project. Edius 6 menyediakan preset yang lumayan lengkap untuk beragam format video. Mulai dari video SD (Standard Definition) hingga video HD (High Definition)
Pilihlah preset sesuai dengan format video anda.

- Workspace akan muncul dan mulailah mengimport file video. Klik kanan di timeline panel - Add clip (Shift + Ctrl + o)
Edius 6 mendukung beragam format video. Namun jika format video anda tidak didukung, anda bisa convert dulu ke format yang umum seperti *.avi atau *.mpg

- File video akan masuk ke timeline dan siap di edit.
Melakukan split video:
Pilih bagian yang akan di split. Klik tombol yang di gambar atau tekan tombol C


Memberikan transisi dissolve:
Pilih efek yang diinginkan, drag ke timeline, tepat di antara 2 video.


Dan lain-lain yang tidak bisa saya jelaskan satu-satu. Silakan anda mencoba sendiri, makin sering mencoba maka anda akan makin tahu dan mahir menggunakan edius.

- Setelah anda selesai edit. Export video di timeline tersebut dengan menekan tombol F11 atau ke menu file - export - print to file


- Pilih format output yang diinginkan. Disarankan sesuai dengan format video asal. Klik export kemudian masukkan nama file lalu tekan save.
Video anda akan di save dengan settingan format video yang anda pilih tadi.

Begitulah teknik dasar menggunakan edius 6. Tidak jauh berbeda dengan software video editing lainnya.
Simak postingan saya selanjutnya mengenai perbandingan adobe premiere dengan edius.
Manakah yang lebih cucok buat jenengan?

Edius Vs Adobe Premiere Pro




Di postingan sebelumnya saya telah memperkenalkan software video editing yang cukup asing, namanya edius. Nah, seperti janji saya kemarin berikut ini akan dibahas perbandingan edius dengan adobe premiere pro.

Perbandingan ini disampaikan berdasarkan pengalaman saya yang telah mencoba kedua software tersebut.

Start-up
Bisa dibilang keduanya membutuhkan waktu start-up yang sama. Namun dalam membuat new project. Edius terlihat lebih ribet sedangkan adobe premiere lebih sederhana. Namun hal ini tidak terlalu dipermasalahkan. Mungkin cuma tidak biasa menggunakan edius.. :D
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgiV1eHiwqtuZjB-mF-6N6rD9SYmA_dhsuyDITUV3gEFjGaiMqeu2odQtvO0fwFo5njkkQ07TZiZe8ZIxxZ5lATdwAq4J6vr5QXRrtwTcydlLtzv1heFc9feGBlgfOl_0HcQ3M6CUt8N1Kz/s1600/Adobe_Premiere_Pro_CS4.jpg
Performance
Ini bagian yang paling saya sorot, jadi ulasannya agak panjang di sesi ini.
Perbedaan performance keduanya terlihat saat mengedit video HD. Dengan file belum di render, adobe premiere terlihat kewalahan memutar video HD walaupun telah menggunakan sistem progressive preview. Hal ini agak mengurangi kenyamanan.

Sedangkan hal yang mengejutkan terjadi di edius. Video HD yang sama (belum di render) bisa diputar dengan sangat lancar di timeline edius bahkan file dimainkan dalam sistem interlaced yang membuat motion video begitu halus dan realtime. Hal ini membuat proses editing lebih nyaman. Dan sepertinya anda tidak perlu lagi yang namanya RENDER

Kenapa hal ini bisa terjadi?

Setelah diselidiki ternyata penyebab lancarnya video di timeline edius adalah karena edius menggunakan hampir 100% resource CPU untuk memainkan video sedangkan adobe premiere hanya menggunakan sekitar 25% resource CPU untuk memainkan video di timeline. Jadi kalau saya lihat disini, edius bisa lebih memaksimalkan penggunaan CPU untuk kelancaran kerjanya.
Komentar saya:
Adobe premiere = Boros RAM
 
Edius = Boros CPU


Penggunaan efek dan transisi
Entah kenapa saya merasa ribet kalau mau kasih transisi atau filter di edius. Lebih mudah apply effect di adobe premiere. User interface adobe premiere lebih umum dibanding edius. Jadi bagi yang ingin menggunakan edius harus menyesuaikan diri dulu dengan user interfacenya.. :D

Export fileSangat disayangkan proses export adobe premiere masih kalah cepat dengan edius dalam memproses video yang sama, walaupun keduanya telah mengoptimalkan semua resource yang ada.
Mungkin karena adobe premiere melakukan proses encoding menggunakan AME (adobe media encoder) yang terpisah sehingga resource terbagi ke Premiere dan AME sedangkan edius langsung melakukan encoding tanpa me-loading program lain.

Saya pikir itu saja dulu yang bisa disampaikan. Maaf kalau kurang jelas, masih banyak yang belum saya bandingkan. Harap maklum, masih anak bawang dalam dunia edit video.

Kesimpulan
Ya, dari tulisan saya diatas yang acak-acakan, intinya bagi yang ingin software edit video yang "luas" jangkauannya (banyak fitur) maka anda bisa menggunakan adobe premiere. Sedangkan bagi yang menginginkan proses editing yang smooth (seperti saya) maka edius merupakan pilihan yang tepat.

Keduanya di test di notebook saya dengan spek:
Proc: Intel core i5 460M
RAM: 1 x 2GB PC 10700
VGA: ATI mobility radeon HD 5650 1GB VRAM
OS: WinXP SP3

Semua tergantung akan kebutuhan. Namun ada baiknya menginstall keduanya..... :D Soalnya kalau saya lihat keduanya saling melengkapi. 

Ripping DVD Yang Bagus Dan Cepat




Ripping DVD merupakan istilah untuk meng-convert DVD yang ukurannya 4GB lebih menjadi kurang dari 1GB tanpa harus kehilangan kualitas yang berarti. Rip DVD juga cara yang efektif untuk membackup DVD kesayangan anda ke harddisk tanpa memakan banyak space. Mungkin judul diatas terlalu menjanjikan hasil yang bagus dengan encoding speed yang cepat sekali, namun saya tidak menjamin hasilnya akan bagus dan cepat karena sangat bergantung pada settingan dan kecepatan prosesor PC anda.

Tutorial ini bukan ide original dari saya, karena didapat dari bacaan dan info-info dari berbagai sumber. Cuma saya ceritakan kembali pada anda biar lebih mantap... :D
Berapa banyak software DVDrip yang sudah anda coba? Kalau saya tebak, mungkin anda sudah mencoba 3 atau 4 aplikasi DVD ripper berbayar (bahkan sampai cari crack-nya....... hayo ngaku?? :D) namun hasilnya kurang maksimal, sudah rip hampir 2 jam ternyata output gambar buram atau suara yang gak sinkron (ini paling sering).

Kali ini solusi yang saya bahas cuma pakai freeware. Walau fiturnya kalah jauh dengan software sejenis yang berbayar, namun untuk urusan kecepatan dan kualitas encoding tak kalah dengan software berbayar. Freeware yang saya maksud adalah AutoGK DVD ripper.

Link download AutoGK diatas sudah termasuk beberapa tools dan codec yang membantu dalam proses rip DVD. Jadi sudah 1 paket lah begitu.. Download kemudian install softwarenya. Selagi anda download, copy dulu semua file dari DVD ke harddisk.
Sebenarnya bisa langsung on the fly encode dari DVD-ROM, namun sangat tidak disarankan karena akan memperlambat proses encoding.

AutoGK merupakan software DVD ripper terbaik diantara software lain yang pernah saya coba. Hal ini dikarenakan AutoGK bisa memaksimalkan hampir 100% resource PC anda untuk mempersingkat waktu encoding. Bagi anda pengguna PC yang memiliki prosesor multi core (dual core atau quad core), autoGK bisa memanfaatkan resource prosesor ini untuk mempercepat waktu encoding.

Berikut tampilan awal dari AutoGK


Input file anda masukkan file DVD yang ingin anda rip, pilih file dengan nama semacam VTS_1_0.IFO dari directory DVD yang anda copy tadi. Jika benar maka audio track akan langsung terdeteksi.

Selanjutnya tentukan directory dan nama output file. Setelah itu pilih output size yang diinginkan. Pilihan ini akan menentukan ukuran dan kualitas dari hasil encoding anda.
Biasanya saya pilih custom size dan diisi dengan 730MB pada target size. Alhasil, outputnya pun tidak jauh-jauh dari ukuran tersebut.

Bisa juga dengan pilih Target quality (in percentage). Menurut pengalaman saya, nilai 75% akan menghasilkan output file sekitar 1,5GB untuk durasi video 56 menit. Jadi terserah anda mau pakai metode 2 atau 3, kalau metode 1 saya belum pernah mencobanya.. :D

Kemudian klik advance setting untuk mengatur resolusi video dan codec yang digunakan. Biarkan saja settingannya ke auto, seperti gambar dibawah ini. Settingan default ini sudah termasuk yang optimal.



Jika semua sudah pas sesuai keinginan, klik ADD JOB, lalu klik START untuk memulai proses encoding. Sekarang tinggal menunggu proses encode selesai... :D
Anda bisa melakukan pekerjaan-pekerjaan ringan seperti mengetik atau browsing namun pastinya jika pekerjaan anda memakan resource sistem yang cukup banyak, maka proses encoding juga akan melambat. Hal ini dikarenakan encoder berjalan dalam low priority (bisa dilihat di task manager) .

Adakalanya file hasil encoding anda out of sync alias audionya tidak sinkron dengan video (bisa lebih cepat atau lebih lambat). Nah, untuk melakukan re-sync audio saya gunakan AVI mux, freeware juga. Caranya dengan import file AVI hasil encoding autoGK, bisa dengan drag and drop atau klik kanan add.



Selanjutnya seleksi file yang diimport, klik generate data source from file. Informasi audio dan video akan keluar. Pilih bagian audionya, maka disebelah akan muncul pilihan set delay. Nah, sesuaikan delay hingga audio benar-benar pas dengan videonya. nilainya bisa positif (untuk memundurkan jeda audio) atau pun negatif (untuk memajukan jeda audio).

Klik start untuk memulai proses re-sync. Prosesnya secepat copy paste file. Jika hasil masih belum sync, ulangi lagi langkah diatas dan ubah nilai delaynya, hingga file hasil rip tersebut benar-benar sinkron.

Bagi anda yang hobi download film gratis, maka hasil output dari autoGK ini kata orang (bukan kata saya :D) sudah bisa dibilang setara dengan kualitas para movie DVD ripper seperti Axxo dan kawan-kawan. Kalau untuk cara meng-convert DVD ke format MKV yang lebih bagus (dan ramping) lagi mungkin saya harus belajar dari bung ganool.... hahaha

moggo monggo kalo yang mau coba... silahkan dicoment.........

Thursday, April 4, 2013


MEMBUAT TOMBOL FOLLOW SENDIRI

Jika blog anda yang ber-platform blogger pastinya anda tahu widget followers yang menampilkan para pengunjung yang subscribe atau follow blog anda, seperti yang bisa anda lihat di sidebar kiri blog ini... :D Nah, kali ini saya akan membahas tutorial membuat sendiri tombol follow blog tersebut. Jadi tidak perlu lagi memasang widget followers.

Widget followers yang disediakan oleh blogger bisa saya katakan lumayan berat. Bagi yang sangat perhitungan dengan kecepatan loading halaman, menghapus widget followers akan sedikit membantu mempercepat proses loading.... :D

Bagaimana supaya pengunjung bisa tetap follow tanpa widget followers tersebut? Inilah gunanya tutorial ini. Saya memodif javascript pendek yang gunanya untuk menampilkan halaman follow blog ketika di klik. Jadi pengunjung yang tertarik dengan isi blog anda bisa tetap follow dan berlangganan update postingan anda di profile mereka.



Paste script diatas dibawah tag template anda. Kemudian untuk tombol follownya:

Follow us on blogger

Paste di tempat yang diinginkan. ganti BLOG ID dengan ID blog anda masing-masing.
Untuk mengetahui blog ID, anda bisa klik "edit post" d blogger dashboard anda. Di link tersebut akan ditampilkan blogID anda. misalnya http://www.blogger.com/posts.g?blogID=665189113085947xxxx

Link follow tersebut bisa anda modif dengan menambahkan icon-icon, text dan lain sebagainya.
Selamat mencoba... :D ditunggu comentnya y kawan,,,,monggoo.....

MEMBUAT SRT SEDERHANA

Tips kali ini saya akan membahas cara membuat video karaoke sederhana. Bagi yang sering karaoke di rumah mungkin sudah ngerti apa yang akan saya bahas disini. Namun sekedar info bagi yang mungkin belum tahu, video karaoke biasanya memiliki suara instrumental dan suara vokal yang terpisah, dan pastinya memiliki lirik lagu.

Jadi di tutorial ini saya akan mengubah video biasa menjadi video karaoke. Anda membutuhkan 2 program editing disini. Adobe Audition untuk mengedit audionya dan Corel video studio untuk mengedit video secara keseluruhan.

Perlu diperhatikan bahwa minimal audio yang ada di klip itu 2 channel (stereo) baru bisa dimanipulasi menjadi lagu karaoke di adobe audition. Jadi kalau audionya mono tidak bisa.

Langsung saja kita masuk langkah pertama.
1. Insert video ke timeline, buang audio asli dari videonya.
Klik kanan video di timeline, split audio lalu delete audionya. Maka hasilnya adalah sebuah video "bisu" :D


2. Sekarang kita proses audionya. Adobe audition memiliki kemampuan mengekstrak audio secara luar biasa cepat. Klik kanan file video tadi lalu send to adobe audition. Audionya akan otomatis di ekstrak.

Jika tidak, anda bisa menggunakan audio converter untuk mengkonversi video tersebut menjadi audio file, semisal MP3.
Nah, setelah sampai di workspace audition. ikuti petunjuk cara membuat lagu versi karaoke di postingan saya sebelumnya.

3. Di timeline corel klik insert audio
Pilih file MP3 tadi. lalu insert. Nah, sekarang anda sudah memiliki video klip dengan suara karaoke. Selanjutnya kita menambahkan lirik lagu.

4. Lirik lagu kita buat dengan menggunakan text. Memang agak panjang kerjaannya di bagian ini. Lirik tidak ada animasinya jadi langsung tampil... :D
Klik icon T untuk menampilkan title. Pilih saja title yang standard seperti gambar berikut. Drag ke timeline text

Title tersebut memilike efek animasi, jadi kita hilangkan animasi tersebut sehingga menjadi text statis. Hilangkan centang pada enable animation


Kemudian di sebelahnya (tab edit) hias lirik anda menjadi lebih menarik dan jelas dibaca. Posisikan juga di bawah video seperti teks karaoke pada umumnya.


Nah, langkah selanjutnya drag text tadi dari timeline ke thumbnail
Maka teks yg kita buat tadi akan menjadi salah satu preset text. klik kanan - add to my favorite untuk menggunakan preset ini di kemudian hari.


Nah, sekarang anda tinggal drag thumbnail terebut ke timeline teks secara berulang-ulang untuk setiap lirik yg tampil ke video. Memang bagian ini agak membosankan.. :D
Edit isi text tersebut dengan klik 2x di jendela preview


Lakukan terus sampai selesai. Perhatikan juga timing teks, jangan terlalu cepat atau terlalu lambat muncul... :D Video karaoke yang bagus adalah video yang timing liriknya tepat, yaitu 0,5 detik sebelum vokal penyanyi.



5. Langkah finalize. Anda bisa langsung burn ke disc atau save ke komputer sebagai file video.



Semoga tutorial ini bermanfaat sampean sedoyo. Ditunggu komentarnya.

ABOUT ADOBE PREMIER

Adoba premiere merupakan salah satu software video editing unggulan yang kerap digunakan dalam dunia perfilman. Banyak fitur yang bisa anda gunakan didalamnya, mulai dari fitur sederhana sampai dengan fitur yang lebih profesional yang pastinya bikin bingung orang awam, termasuk saya.. :D

Berikut saya jelaskan cara paling dasar dalam menggunakan adobe premiere....
Disini akan dibahas cara membuat project baru, mengimport, export dan encoding video. Jadi untuk teknik editing dan info-info yang lebih detil akan saya bahas di postingan selanjutnya..

Buka dulu adobe premiere anda.
Software ini tergolong berat, jadi bagi spek komputer yang rendah akan kesulitan menggunakannya.

Klik new project maka akan muncul menu ini. Kasih nama project anda kemudian OK
Selanjutnya akan ada profile atau preset project. Pilih sesuai dengan kategori video yang akan anda edit. Umumnya DV NTSC atau DV PAL dengan resolusi sekitaran 720x480.


Setelah itu anda akan dihadapkan pada workspace kosong beserta timeline editing. Import video anda dengan klik kanan import pada tab project di kiri atas.
Adobe premiere terkadang tidak mendukung format *.mp4 jadi bagi yang videonya berformat MP4 bisa di convert dulu jadi format MPEG atau AVI.

Video yang telah di import akan ditampilkan seperti dibawah ini

Langkah selanjutnya, anda drag video terebut ke area timeline. Di area ini maka video sudah siap diedit. Preview video bisa anda lihat di preview pane pada jendela kanan atas.

Video anda telah siap diedit? kini anda tinggal meng-export kemudian meng-encode video tersebut. Pilih menu export - media seperti gambar berikut


Maka akan muncul export setting dengan beragam preset. Biar tidak pusing, anda pilih saja salah satu preset tersebut. Resolusinya disarankan sama dengan video awal. Kalau anda mengerti, bisa setting sendiri outputnya sesuai yang diinginkan. Setelah itu klik OK

Akan muncul jendela adobe media encoder yang bertugas meng-encode video anda sesuai settingan export tadi.

Project anda akan masuk list antri dengan status waiting. Klik tombol start queue maka proses encoding akan berjalan... :D

Semoga tutorial ini berguna, walau cuma basic.. :D
Terus terang, lebih mudah memakai corel video studio daripada adobe premiere.. Namun untuk soal fitur jelas adobe premiere lebih banyak.

Wednesday, April 3, 2013


MAU CETAK FOTO GIMANA Y?





Mencetak pas foto dengan berbagai ukuran dalam sebuah kertas misalnya kertas ukuran 3r, 4r, 5r atau berapapun dapat kita lakukan dengan mudah yaitu dengan program adobe photoshop. Baik yang CS6 Cs5 cs4 cs3 cs2 maupun cs7.0 atau versi berapapun. Dengan mencetak photo berbagai ukuran dalam satu halaman kita dapat menghemat waktu dibandingkan dengan mencetak satu macam ukuran saja.


Bagaimana cara mencetak foto berbagai ukuran dengan photoshop? Apa saja tahap-tahapnya yang cepat? Software apa yang harus kita pakai? Bagaimana langkah-langkah mudah mencetak/mengedit pas photo atau gambar berbagai macam ukuran menggunakan adobe photoshop? Gimana sih menyusun berbagai macam size pas photo pada sebuah kertas? Berikut jawaannya :

Sebagai contoh akan saya tulis tentang cara mengedit/menata pas photo ukuran 2x3 cm, 3x4 cm, dan 4x6 pada sebuah kertas berukuran 4R.   
  1. Kita buka saja Adobe photoshop.
  2. Buka foto yang akan kita cetak : Klik File > Open  > Pilih photo kita. Saya ambil contoh foto seorang anak bernama Graito Fendy Nugroho, yang saat  tulisan ini saya buat dia sebagai murid atau siswa klas 5 di SD Imogiri, Bantul,l Yogyakarta.
  3. Membuat/mengeset ukuran foto pada langkah 2 menjadi  4x6 cm dari foto pilihan kita. Cara yang paling mudah yaitu dengan menggunakan Cropping. Klik crop tool > set ukurannya panjang 5,6 cm dan lebar 3,8 cm, resolusi 300 ppi. Sebenarnya ukuran tepatnya dari pas foto 4x6 ada di =>Macam-macam ukuran foto. Lalu Klik pojok gambar drag and drop ke pojok yang lain > klik oke. Selengkapnya  Klik saja di => Cara crop foto di photoshop atau cara yang lain yaitu di => Cara membuat ukuran foto dengan photoshop.
  4. Membuat kertas berukuran 4r yaitu dengan membuka New File caranya : Klik File > New > isi panjang = 6 inchi dan lebar = 4 inchi, resolusi 300 ppi > klik Oke
  5. Akan terbuka dua buah foto yaitu pas foto 4x6cm dan photo atau kertas 4r. Untuk Photoshop Cs4 secara default yang terbuka atau yang tampak terlihat hanya satu saja yaitu yang aktif saja. Karena masing-masing berupa tab yang menempel dengan option bar. Cara untuk mengaktifkan kedua foto atau semua tab, caranya : Klik Arange Documents > Float All in Windows. Atau cara singkatnya : Drag header dari masing-masing foto ke bawah (ke Window photoshop/area kerja photoshop.
  6. Masukkan pas foto 4x6 ke kertas 4 r. Caranya klik pas foto kemudian drag and drop (Klik tahan > seret > lepas) ke kertas 4 r. Posisikan di pojok kiri atas dengan drag and drop juga.
  7. Perbanyak menjadi misalnya 2 lembar pas photo 4 x 6 caranya : Tekan Alt + Klik photo 4 x 6 tadi > drag dan drop ke samping kanannya. Jadilah 2 lembar Jika ingin dijadikan 3 maka lakukan drag dan drop lagi maka akan kita peroleh 3 lembar pas foto 4x6cm. Untuk memperbanyak foto selengkapnya klik di => Cara memperbanyak foto di photoshop. Pada contoh ini hanya kita jadikan 2 lembar saja.
  8. Mengeset/membikin/merubah pas foto menjadi ukurab 3x4 cm. Caranya sama dengan langkah no 3 yaitu dengan cropping foto. Ukuran pas foto 3x4 cm dapat anda baca di => Ukuran foto 3x4 cm.
  9. Masukkan pas foto 3 x 4cm ke foto ukuran 4r yang telah terisi 3 lembar pas foto 4x6 pada langkah 7. Caranya sma dengan langkah 6 dan langkah nomer 7.
  10. Kalau perlu putarlah foto 3x4 tadi dengan cara Tekan Control + T lalu klik kanan > Rotate 90 CW. Sehingga gambar ukuran 3x4 menjadi mendatar atau horizontal. Lalu perbanyak menjadi dua seperti langkah nomer 7. Hasilnya seperti gambar di bawah ini :
  11. Membuat/mengubah ukuran pas photo 2x3 cm. Caranya sama dengan langkah nomor 3. Ukuran 2x3 dapat anda baca di => ukuran foto 2x3
  12. Perbanyaklah foto 2x3 menjadi beberapa lembar sesuai kebutuhan anda.
  13. Print hasil susunan berbagai macam ukuran pas foto tadi dengan mengeset kertas di printer. selengkapnya klik di => Print foto dengan photoshop.
Demikian cara mencetak foto berbagai ukuran dalam sebuah kertas photo. Tahap dan langkah-langkah di atas dapat juga kita pakai dalam rangka cara mencetak berbagai macam ukuran foto dalam sebuah kertas, misalnya untuk cetak foto beberapa ukuran pada kertas A4, 10r, 5r, dan lain-lain.
Copyright 2010 CHOLIZ.NET
Lunax Free Premium Blogger™ template by Introblogger